why butterfly

17 Mei 2008

Lupa … sejak kapan ya aku suka kupu-kupu? Kayaknya sih sejak Iwan Fals ngeluarin lagu Kupu-Kupu Hitam Putih dan aku dengerin hampir tiap hari sambil bikin skripsi di kamar Puput, kayaknya sendu gimanaaa gitu … Ditambah sejak baca, ngedit, n bikin glosarium Laskar Pelangi yang deskripsi kupu-kupunya luar biasa indah … Karena banyak banget browsing tentang kupu-kupu jadi terpesona dengan warna-warni dan keragaman bentuknya yang cantik. Selain selalu identik dengan filosofi metamorfosis, kupu-kupu juga mengusung tema monogami. Lucu ya … Walaupun amat sangat tidak lucu ketika ia masih berbentuk ulat, hiiiiyyy geli .. hehe .. Yang jelas aku jadi kalap n beli satu kupu-kupu berbingkai dari Makassar waktu jalan-jalan di Pekan Raya Jakarta. Padahal kalo dipikir-pikir, suka kupu-kupu kok malah mendukung pembunuhan dan pengawetannya?? Hihi jadi kupikir rasa sukaku ini memang belum sampai jadi pecinta kupu-kupu … Duh ..lain kali kayaknya cukup dengan mengoleksi bros bentuk kupu-kupu gitu ya … kan tidak menyakiti siapa pun. He he

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s